Consequence.

di post yang terakhir, aku ngebahas tentang berani atau ngganya kita jujur sama perasaan kita sendiri, which is aku akuin emang ga akan pernah gampang, kecuali diri kita sendiri bener-bener siap sama apa yang akan terjadi.
i'll begin to tell a story. alright, alright....*sigh*
awalnya aku mau ngepost cerita yang bener-bener dari awal sampe akhirnya orang ini ngerasain dan ngalamin yang emang bener-bener dia ga pernah nyangka, but, i think it'll be so obvious so yeah.......
SO......took me a whole day to start this...........................................hmmm...
Pernah ga kalian ngerasa bener-bener kecewa akan suatu sikap orang yang kalian sayang, i mean, jangan sayang deh, suka deh ya......
..
..
..
..
if yes, then yes, you already get the consequence of not-telling-her/him-your-actual-feeling. In short, ada dua orang yang bener-bener baru kenal beberapa bulan yang lalu, then they tell each other story, sampe akhirnya salah satu dari mereka ngerasain sesuatu yang beda (re:romantic feeling), this person always fell for the other person, kayak selalu iya oke ayuk, you know what i mean.....minggu-minggu berlalu sampai akhirnya orang ini sadar ada yang aneh sama keadaan ini, kayak orang yang dia suka tiba-tiba ga ngajak dia ngomong selama beberapa hari, dan ngomong lagi beberapa hari selanjutnya, there's like periods or pattern for let's-talk-but-let's-not...i think?
Sampai akhirnya orang yang "ngerasain" ini makin lama-makin merasa deket, yea, obviously there's a reason why this person always fall for the other person over and over again.
Kenapa po? Apanya yang obvious? Alasannya apa? Gini, you are in the particular situation because there's a reason behind it, ga mungkin tiba-tiba kamu baper tanpa ada alasan yang bikin kamu baper kan? Contoh simplenya aja, kamu merasa dihargai, kamu merasa dibutuhin, ya hal-hal simple yang sebenernya dia ga ada niat untuk lakuin ke kamu tapi kamunya yang nganggep terlalu jauh, yaaa since that person is the only one that matter. Iya kan? ga kok, aku ga nyalahin kalo kalian yang baca ini bilang...
..
..
..
..
Iya, iya aja udah, then, suddenly orang yang kamu suka, tiba tiba ga ngomong lagi ke kamu, kamu ngerasa kaya dia jauhin kamu yang jelas-jelas banget kamu ngerasain kaya gitu. Orang ini berfikir, aku salah dimana ya? Kok dia berubah ya tiba-tiba ya? Aku ada salah ngomong apa ya? Like everything is fragile at that time. Jadi sampai akhirnya dia nanya ke seorang teman..."dia" kenapa sih? terus seorang teman bilang kaya........gini................
kesimpulannya tapi ga exactly sama persis ya.
 
And of course, this person feel very pissed at that time, and decide to stop all of the dramas, like, this person really don't want to fall over and over gain bla bla bla, until, suddenly "dia" came out of nowhere say "i'm sorry". Akhirnya, orang ini mikir juga, oh this person already have good intention to apologize....said that they're sorry for not being a good friend, then apology accepted. In the end, everything will be back to "normal", again....
#postbodoh #gaguna #butstill

Comments

Popular posts from this blog

KCF?

RANTAU

#unexpected